Rabu, 28 November 2012

Sobat maniax, kalo ngomongin game sepakbola pasti anda akan teringat antara seri Pro Evolution Soccer (PES) ataupun FIFA. Kedua game ini memang benar-benar bagus dan semakin lama permainannya semakin mendekati realitas. Coba saja anda mainkan versi terbaru dari kedua game ini yaitu PES 2013 dan FIFA 13, saya jamin dah.. anda bakalan betah dan asik bermain sambil mengisi waktu luang / liburan anda :).




Nah kali ini saya sendiri juga mau share sedikit tentang apa yang saya rasakan saat memainkan 2 game sepakbola paling modern ini. Oya, apa yang mau saya share disini ngga ada maksud untuk menjelek-jelekkan salah satu game ini karena jujur saya pribadi menganggap kedua game ini benar-benar bagus dan juga sudah menginstal serta memainkan kedua game ini secara rutin dan bergantian lho hehehe. Oke saatnya review ala Maniax yang culun abis dimulaaaaai...!



Saat game ini pertama kali dirilis, saya pribadi masih cuek-cuek aja karena betah menikmati permainan FIFA 12 yang terlihat mendekati realitas permainan sepak bola sebenarnya. Namun lama-lama saya penasaran juga sampai akhirnya saya melakukan pesan antar game FIFA 13... wakakak (kayak KFC aja ya...). Dan tidak lama setelah saya instal, langsung saya mainkan dan berikut adalah beberapa tanggapan saya mengenai game ini.
  • Saat masuk menu, saya langsung memainkan game ini versi cepat alias milih tim apa aja (terserah) karena memang sudah penasaran sama game plan dan juga grafisnya. Dan ternyata untuk game plan masih tetap cukup mudah dioperasikan dan untuk grafis.. hmm tetap fantastis dan indah untuk dilihat. Namun entah kenapa bagi saya penampilan grafis fifa sekilas agak seperti kartun ketika saat permainan (dilihat mode jauh).
  • Kemudian dari sisi Gameplay-nya FIFA 13 masih mengadopsi sistem sebelumnya namun kali ini variasi gerakan, penerimaan bola, teknik, salah posisi, dan efek tabrakan terlihat lebih baik dari sebelumnya bahkan saya sering kali menemui efek gerakan yang berbeda ketika kedua pemain bertabrakan.
     
  • Kontrol dalam FIFA 13 ini bisa saya bilang istimewa karena saya benar-benar sangat enjoy dan seolah-olah seperti bermain dalam pertandingan sesungguhnya / live.
     
  • Sayangnya dalam memainkan game ini, saya terkadang merasakan efek sedikit lag atau loncatan frame yang tipis... mungkin sekitar 1/2 sampai 2 frame saja.. tapi tetap saja bagi saya yang cukup jeli dalam melihat fps akan sedikit terganggu dalam memainkan game ini. Padahal saya sudah mematikan fasilitas Aero seperti yang disarankan oleh FIFA 13.
     
  • Oke kembali lagi ke permainan, saya juga merasakan hal yang sedikit aneh dengan efek umpan bola. Entah kenapa saya seperti merasa bola yang saya umpan tidak menggelinding dengan luwes dan original tapi seperti agak melayang. Jadi ya... bisa dibilang agak sakti juga bolanya hahaha.
     
  • Tapi ngga perlu khawatir karena efek tendangan bola masih saya anggap cukup baik dan orisinil sehingga tentu saja.. saya masih menerapkan salah satu hobi saya yaitu menendang kendati jaraknya masih jauh dari gawang hehehe.
     
  • Sayangnya... ada satu hal yang cukup membuat saya frustasi yaitu kalo sudah main Cup / Kompetisi. Wow... mau menang lawan tim kecil saja sulitnya amit-amit... tahu ngga tim yang jadi bulan-bulanan di Liga Champion si "Braga" bisa menang sampe 5-0 lawan saya.. padahal di friendly match aja saya bisa menang 3-0 lawan Manchester United... wakaakaka... atau mungkin saya yang idiot kali ya... tapi jujur asli wuangeeeel (alias susaaaaah). 


Setelah saya puas main FIFA 13, berikutnya saya langsung menginstal PES 2013 yang ikutan juga dalam layanan pesan antar.. wakakakak. Nah mau tahu review PES 2013 ala The Culun Maniax? Monggoh simak cerita saya dibawah ini.
  • Waktu pertama kali masuk ke menu PES 2013 ini saya sempat down juga dengar lagu yang cukup lebay... (suaranya kayak.. dosssaaa dossaaa aku ga eruh dosssaa... xD) ga tahu lagunya siapa.. tapi yang jelas saya kurang begitu suka.. hahaha.
     
  • Yak berikutnya saya langsung saja mencoba permainan PES 2013 dengan sistem tanding cepat alias exhibition.. hahaha (emangnya apalagi ya...). Jujur saat saya melihat game plan saya cukup senang karena pengaturannya dan penerapannya dalam pertandingan cukup mudah juga.
     
  • Nah berikutnya ketika masuk dalam permainan, saya cukup dibuat kagum oleh grafis yang ditampilkan oleh PES 2013. Jujur grafis ini lebih baik dari seri sebelumnya dan lebih soft sehingga lebih nyaman di mata (bagi saya). Saya lebih kagum lagi saat melihat grafis permainan (mode jauh) karena ternyata grafisnya terlihat natural dan bisa saya bilang sedikit lebih bagus dibandingkan dengan FIFA 13.
     
  • Belum berhenti kagum saya, kembali saya cukup dikagetkan dengan efek umpan bola dan tendangan yang terlihat begitu luwes sehingga permainan terlihat hidup dan nyata. Belum lagi ditambah dengan efek gerakan / gocek yang makin variatif.
     
  • Sayangnya dalam urusan beberapa gerakan seperti lari dan tubrukan masih terlihat cukup monoton bagi saya. Khususnya dalam efek tabrakan yang sering kali muncul itu-itu saja sehingga mengurangi kesan realitas dalam game ini dibandingkan FIFA 13.
     
  • Anda yang bermain PES 2013 pasti bakal mendengar ocehan-ocehan khas dari komentator, sayangnya ocehan ini cenderung monoton dan payah. Saya lebih baik mematikan komentator PES 2013 ini daripada saya tidak konsentrasi bermain wakakak. Masih lebih baik FIFA 13 dalam urusan ini.
     
  • Pemberian Rating atau Nilai pemain pada PES 2013 bisa saya bilang sangat payah, kenapa bisa begitu? Bagaimana bisa seorang kiper yang menyelamatkan gawangnya berulang kali hanya bisa mendapatkan skor 6? Wow.. bukan hanya itu saja... saya bahkan bisa menebak dengan mudah bagaimana caranya mendapatkan skor bagus untuk seorang pemain disini. Anda cukup sering memegang bola dan melakukan tendangan tidak perduli tendangan itu masuk atau tidak... dan anda akan mendapatkan skor minimal 6.5! (pengalaman saya malah dapet 7 - 8). Masih lebih bagus sistem rating pemain dari FIFA 13 karena benar-benar sesuai dengan realitas.
     
  • Kontrol dalam game ini bisa saya bilang cukup sulit dan lebih sulit dari FIFA 13. Anda yang baru pertama kali memainkan game ini pasti akan mengalami kesulitan kendati melawan musuh yang masih amatiran sekalipun karena hampir segala hal harus anda pertimbangkan matang-matang termasuk kekuatan umpan dan posisi pemain dalam menerima bola.
     
  • Namun satu hal yang cukup saya senangi disini adalah tipikal AI yang bisa saya bilang menyesuaikan levelnya dan masih masuk akal. Jadi saya memainkan game ini bisa dengan enjoy dan bahkan sering kali tertawa kendati dalam posisi terbantai hahaha.
Nah sepertinya itu saja yang bisa saya bahas mengenai artikel FIFA 13 vs PES 2013 ini. Kalo anda masih bingung lebih baik memainkan yang mana, mungkin saya bisa memberikan sedikit saran. Kalo anda mengejar sesuatu yang berbau realitas dan permainan tingkat tinggi dengan level stres yang tinggi pula maka silahkan anda mainkan FIFA 13. Tapi jika anda mengejar permainan realitas sepak bola yang nyaman dan bisa anda nikmati maka silahkan anda mainkan PES 2013. Ingat kedua game ini bagi saya sudah benar-benar bagus dan mendekati realitas jadi kalo tetap bingung ya mainkan saja dua-duanya sama seperti saya hohoho.
murid-murid SMA NEGERI 8 TNAGERANG banyak sekali yang memainkan ke dua game playstation tersebut...






    Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.
    Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugisfutboldan sala.


    Futsal dipopulerkan di MontevideoUruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta AfrikaAsia, dan Oseania.
    Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
    Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
    Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game Futsal dipopulerkan di MontevideoUruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta AfrikaAsia, dan Oseania.
    Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
    Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
    dan di seloah saya ( SMA NEGERI 8 TANGERANG ) olah raga ini menjadi favorit...


    NOAH kali ini bekerja sama dengan salah satu stasiun TV swasta terbesar di Indonesia, RCTI, untuk merilis single kedua yang berjudul “Hidup Untukmu, Mati Tanpamu” , acara ini diadakan di Studio 4 RCTI, Jl. Raya Pejuangan no.1, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.



    Kali ini bukan hanya show biasa, banya kejutan yang disuguhkan berkat kerjasama team NOAH dan team kreatif dari RCTI berbagai gimmick telah dipersiapkan untuk acara malam itu, dan yang pasti para Sahabat yang datang dari berbagai daerah seperti Purwakarta, Tangerang, dan masih banyak lagi yang sudah menanti NOAH meluncurkan single kedua nya malam itu.




    Tepat pukul 22.00 WIB acara dimulai secara live on air di RCTI, lagu pertama yang dimainkan adalah “Cobalah Mengerti” dilanjut dengan “Separuh Aku” acara yang dipandu Raffi Ahmad dkk ini menggunakan tagar khusus untuk social media (Twitter) #NOAHHUMT dan menjadi trending topics malam itu.

    Lagu “Hidup Untukmu, Mati Tanpamu” di daulat sebagai single kedua dari album “Seperti Seharusnya” yang memakan proses pengerjaan yang cukup panjang, Ariel mengerjakan lirik untuk lagu ini hampir 2 – 3 tahun, lalu dia meminta bantuan Ryan, covalist D’ Masiv untuk mengerjakan lirik  “Hidup Untukmu, Mati Tanpamu”. Penayangan perdana video clip lagu ini juga berlangsung malam itu, dan salah satu kejutannya adalah Ryan tampil bersama NOAH membawakan lagu “Hidup Untukmu, Mati Tanpamu” untuk pertama kalinya di depan publik.


    Tidak hanya itu special di lagu “Tak Ada yang Abadi” Lukman bermain piano ditambah kolaborasi bersama Angel Pieters, salah satu finalist Idola Cilik yang lalu. Memang “Tak Ada yang Abadi” NOAH tampil sangat singkat tapi untuk ukuran tampil on air ini adalah durasi yang cukup panjang. Acara malam itu ditutup oleh lagu “Tak Bisakah”.
    dan di SMA NEGERI 8 TANGERANG banyak yang ngefans ama nih band.


    Pada 1878, para pekerja depot Lancashire and Yorkshire Railway mendirikan klub sepakbola bernama Newton Heath L&YR FC. Klub tersebut nyaris mengalami kebangkrutan pada 1902 sebelum diselamatkan oleh investasi JH Davies, direktur pengelola Manchester Breweries. Dalam rapat direksi setelah pembelian, para pengurus klub merasa perlu mengubah nama klub untuk menandai awal yang baru. Pada 26 April 1902, dipilihlah nama Manchester United berkat usulan seorang pria berdarah Italia, Louis Rocca, di antara pilihan nama lain seperti Manchester Central dan Manchester Celtic.




    Sukses pertama di liga dimulai pada 1907/08. Musim sebelumnya, MU memboyong Billy Meredith dan Sandy Turnbull dari rival sekota, Manchester City, akibat melanggar peraturan FA. United sukses unggul sembilan poin di atas tim peringkat kedua, Aston Villa. Setahun setelah sukses meraih mahkota liga, United menggaet trofi Piala FA untuk kali pertama. Dua bekas pemain City itu benar-benar menjadi inspirasi United untuk mendominasi persepakbolaan Inggris.

    Di kancah Eropa, sukses United sohor dikenal dengan generasi Busby Babes. Setelah kehilangan banyak pemain berbakat akibat kecelakaan pesawat di Muenchen pada 6 Februari 1958, United bangkit sepuluh tahun kemudian. Upaya Busby membangun ulang United tidak sia-sia. Beberapa pemain muda yang ditemukannya, termasuk George Best, menginspirasikan kemenangan United 4-1 atas Benfica, yang masih diperkuat Eusebio.

    Pada era modern, legenda United dilanjutkan pria Skotlandia bernama Sir Alex Ferguson. Sejak kompetisi Inggris memasuki era Liga Primer, Man Utd memborong 11 kali mahkota juara dari 17 kesempatan. Di Eropa, bersama Ferguson United sukses menambah koleksi gelar juara Liga Champions pada 1999 dan 2008.
    Catatan Prestasi
    3 kali juara Piala Eropa / Liga Champions (1967/68, 1998/99, 2007/08)

    1 kali juara Piala Winners (1990/91)

    1 kali juara Piala Super Eropa (1990/91)

    2 kali juara Piala Interkontinental/Piala Dunia Antar Klub (1999, 2008)

    19 kali juara Liga Primer (plus Divisi Satu lama, 1907/08, 1910/11, 1951/52, 1955/56, 1956/57, 1964/65, 1966/67, 1992/93, 1993/94, 1995/96, 1996/97, 1998/99, 1999/2000, 2000/01, 2002/03, 2006/07, 2007/08, 2008/09, 2010/11)

    11 kali juara Piala FA (1908/09, 1947/48, 1962/63, 1976/77, 1982/83, 1984/85, 1989/90, 1993/94, 1995/96, 1998/99, 2003/04)

    4 kali juara Piala Liga (1991/92, 2005/06, 2008/09, 2009/10)

    19 kali juara Community Shield (1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965, 1967, 1977, 1983, 1990, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003, 2007, 2008, 2010, 2011)
    2 kali juara Divisi Dua lama (1935/36, 1974/75)

    dan di sekolah saya, di SMA NEGERI 8 TANGERANG banyak yang ngefans dengan club ini yang berbasis di old trafford.

    Selasa, 11 September 2012

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    hhmm... kali ini gua bakal sedikit nyeritaiin tentang event2 yang jadi rutin di sekolah, malah jadi tradisi di adain di sekolah gua (SMA 8 TANGERANG)...

    LIGA PUSEL... ( X3me'11 )

         pertama kali gua ikut event ini pada waktu gua masih kelas X, di mana waktu itu gua ada di kelas X.3 (X3me'11). sebelum liga ini di mulai aja banyak bgt yang ngajakin kelas gua buat sparing! jelas org di kelas x.3 pemainya kelas-kelas luh! termasuk gua di dalamnya. untung waktu spring kelas gua menang mulu jadi kelas gua waktu itu pamornya naik dan di gadang2 bisa jadi juara putsel.
    dan gua bakal kasih liat ke lu lu pada foto2 pemain kelas x.3 ( x3me'11 ) :


    ini waktu kita belum bli kostum, jadi kita sepakatin make baju merah deh...


    nahh ini pas kita pake kostum futsal x3me'11


    ini foto pemain yg paling banyak ngeluhnya, hahahhaha...


    ini dia pemain x3me'11 yg paling................. yahh gitu deh...


    ishh ganteng kan...


    x3me'11 kompakan...!!!




       itu dia foto2 pemain futsal x3me'11 pada saat mengikuti liga pusel di SMA 8 TANGERANG...
    tapi inget yahh itu udh setahun yang lalu dan kelas gua gak jadi juara -_- akibat kalah dari kelas XI ipa 3...

    dan nnt bakal gua ceritain tentang pusel di kelas XI, di tunggu yah ceritanya...







    Jumat, 07 September 2012

     Assalamualaikum Wr.Wb

    sebenernya gua males banget posting2 kaya gini, tapi apa boleh buat orang ini tugas!
    yaudah selamat membaca...


    nama gua ari umar basri! kalian bisa panggil gua ari, umar, ube atau semacamnya lah, banyak nama panggilan gua! gua aja ampe lupa luh...
    gua sekarang sekolah di SMA NEGERI 8 TANGERANG



    yah cukup sekian postingan dari gua, byee...